Persiapan menyambut Ramadhan tiba itu penting

Sekarang, kurang lebih 60 hari atau dua bulan lagi Ramadhan akan tiba. Sungguh kita semua sangat menantikan kedatangannya. Merindukan kedatangannya. Dan menginginkan cepatnya hari-hari yang berlalu sekarang ini agar cepat melangkahkan ke bulan ramadhan.

Namun, yang terpenting bagi kita, bukan dalam menantikan hari-hari itu datang dan merindukan dalam-dalam. Persiapan diri untuk menyambut datangnya ramadhan ini adalah hal yang paling penting. Karena kita akan berjuang mendekatkan diri dengan mengharapkan keridhoan Rab semesta alam di bulan suci ramadhan.Untuk itu, kita harus banyak-banyak berdoa agar diberi kesehatan sehingga dapat melakukan ibadah di bulan ramadhan dengan lancar. Tentu saja kita tidak ingin merasakan penyesalan karena kita telah termakan oleh waktu akibat dari kelalaian-kelalaian dan tidak optimal dari melakukan amalan-amalan di bulan Rhamadan.

Sebelum bulan ramadhan tiba, ada bulan-bulan yang sangat istimewa dan mempunyai keutamaan yang mungkin banyak muslim lupa terhadapnya, yaitu bulan Rajab dan bulan Sya’ban. Sesuai dengan hadist berikut ini :

اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان

Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta pertemukanlah kami dengan Ramadhan.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)

Bulan Rajab adalah bulan penuh ampunan, maka jangan lupa bagi kita untuk beristighfar sebanyak-banyaknya di bulan ini agar mendapat ampunan Allah SWT. Selain beristighfar, dianjurkan bagi kita untuk melakukan puasa sunah di bulan Rajab. Dan ada banyak faedah yang lain. Begitupula bulan sya’ban, yang karena posisinya berada ada dua bulan yang mulia, antara bulan Ramadhan dan bulan Rajab.

“Kualitas di bulan ramadhan kita akan ditentukan oleh persiapan kita menyambut bulan Ramadhan itu sendiri”

Maksudnya, untuk memperjuangkan iman ini agar melekat ke dalam hati, dan hati merasa lembut sehingga tidak mengeras diwaktu ramadhan. Hal ini sangat penting. Kita harus menciptakan suasana hati yang seperti ini. Berbeda, hasil antara orang yang melakukan puasa ramadhan tanpa persiapan dan dengan persiapan. Persiapan itu dilakukan seperti: mulai melakukan puasa sunah senin kamis atau pertengahan bulan hijriyah, tilawah dengan target tertentu atau bagi yang telah mengikuti group One day One Juz (ODOJ) dan Tiada hari Tanpa Tilawah (TTT) bisa dimanfaatkan, melakukan sholat sunah baik; sholat dhuha, qiamul lail, dan sebelum dan sesudah sholat wajib, banyak-banyak bersadaqah dan amalan-amalan lain sebagainya.

Dengan keadaan seperti ini, hati akan terasa lebih siap untuk menyambut ramadhan, maka ramadhan yang kita jalani akan terasa bukan hanya sekedar berpuasa wajib menahan lapar dan hawa nafsu saja. Bahkan akan mengarah kepada perubahan. Semoga dengan melakukan persiapan untuk menyambut bulan ramadhan, kita akan terus istiqomah melakukan amalan-amalan tersebut di saat ramadhan dan setelahnya. Karena, Ramadhan itu ibarat try out kita untuk menghadapi sebelas bulan berikutnya.

*Semangat menyambut datangnya Ramadhan*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s